Minggu, 08 Mei 2011

Teknik Karet Gelang Merah

Teknik sederhana ini saya pelajari dari Robert G. Allen, milyuner dari New York dan pengarang buku best seller “Road to Wealth”. Allen mengatakan, bahwa dalam setiap tindakan kita, selalu ada pikiran positif dan negatif. Bahkan jika kita berdiam diripun juga ada kedua pikiran tersebut, misalnya pikiran positif akan berkata “Ayo, kita mulai bekerja”.


Sedangkan pikiran negative berkata “Ah, nanti saja. Sedang enak nih duduk-duduknya”. Kedua pikiran ini sama kekuatannya. Jadi terkadang positif yang menang, saat lain negatif yang menang. Lalu, jika memang kekuatannya 50:50, bagaimana caranya agar positif bisa lebih dominan?

Jika memang kekuatannya sama, maka harus ada perangsang dari luar yang bisa mencegah, ketika pikiran negatif keluar. Allen menggunakan karet gelang merah di pergelangan tangan kirinya. Setiap saat ada pikiran negatif sekecil apapun yang melintas di pikirannya, dia langsung menjepret tangannya dengan karet gelang tersebut. Sepintas memang tampak lucu. Tapi pengaruhnya ke alam bawah sadar (ABS) anda luar biasa besar. Apabila anda konsisten dengan menjepretkan karet gelang setiap kali anda berpikir negatif, maka ABS anda akan merekamnya menjadi suatu kebiasaan yang harus dihindari.

Saya sendiri telah menggunakan selama 2 bulan. Pada awalnya memang tangan kiri saya banyak garis-garis merah karena sering dijepret. Namun semakin lama semakin berkurang. Saya juga memvariasikan teknik ini, dengan memberitahukan rekan-rekan sekitar saya, tentang apa yang saya lakukan. Sehingga mungkin suatu saat ketika anda sedang tidak sadar berbicara negatif, dan teman anda mengetahuinya, dia bisa mengingatkan anda dengan menjepretkan karet di tangan anda.

Ada satu pertanyaan yang menggelitik, yaitu mengapa mesti karet yang berwarna merah… bukankah karet gelang ada beragam warna? Atau mungkin juga pertanyaan mengapa mesti di tangan kiri, bukan di kanan, atau di kaki? Robert G. Allen mengatakan, hal-hal ini kelihatannya remeh, tapi mengandung makna yang besar. Banyak orang yang mengatakan ingin berubah menjadi lebih baik. Tapi begitu diberikan satu petunjuk, biasanya petunjuk ini lalu ditawar. Ini masalah komitmen. Apabila anda mau berusaha mencari karet yang berwarna merah, dan memasangnya di tangan kiri, itu sudah membuktikan anda mempunyai komitmen yang tinggi untuk berubah. Apabila untuk hal kecil ini saja sudah anda tawar, mungkin komitmen anda untuk berubah baru tahap coba-coba saja.

Hal lain yang sering menjadi pertanyaan di sini adalah, sebenarnya apakah yang disebut pikiran negatif itu? Karena banyak orang tidak sadar bahwa dia melakukan atau memikirkan hal negatif. Nah, di bawah ini ada daftar hal negatif yang harus anda “jepret” ketika anda mengalaminya.

Menunda, malas, marah, lesu, curiga, malu, ragu-ragu, rendah diri, sombong, egois, minder, kuatir, berkata-kata kotor, cemburu, patah hati, takut, berpikir jorok, dengki, iri, sirik, dendam, sinis, cemberut, pesimis, takut gagal, resah, takut memulai, cuek, acuh, pasif, cemas, menipu, merajuk, murka, fitnah, menang sendiri, bergosip ria, merasa tak pernah salah, berbohong, berprasangka buruk, meremehkan, dan lain sebagainya. Anda bisa tambahkan di sini tindakan-tindakan anda sendiri yang menurut anda negatif, dan perlu “dijepret”.

Selamat mencoba…..
==========================================
Sumber artikel, dari buku:
Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi. Yogyakarta: Idea Press. Volume 1. Hal. 109-110. ISBN 978-6028-686-402.

Sabtu, 07 Mei 2011

Kejadian Pahit

terkadang banyak hal yg nggak bisa aku ceritakan secara langsung..seperti uneg-uneg gitu..rasanya sakit sih disimpan terlalu lama..tapi mau gimana lagi..ingin dibicarakan tapi takut menyindir perasaan seseorang..kalo orangnya bisa menerima sih gpp..tapi..kalo bikin masalah baru..ribeeet minta ampuuun...mending disimpan aja deh...daripada ntar nggak punya teman atau dijauhin gitu lah...

contohnya ni ya..salah satu teman dekatku..tapi malas juga ah ceritanya..takut dia baca..huahaahaahaa...stresss..apa mungkin karena ada rasa iri ya?? tapi buat apa..toh dia memang dekat dg tu dosen..bahkan udah kayak nggak ada rasa segan..yg salah malah aku muluuu..padahal dia kan juga..tapi tu dosen nggak ngerti..huft..beteee kalo ingat mukanya yg sensi gitu ke aku..suka ngomel2 lagi..dulu juga pernah dimarah2in ma tu dosen..nggak punya hati banget sih..killer abiz dah..mati aku..

tapi..dipikir2 lagi ni ya..aku memang ada salah..tapi kan nggak salah2 amat..kok sampe segitunya sih..ntar jadi ******* *** baru tau rasa..Astaghfirullah hal adzim..duuuh..kok aku jadi kayak gini ya?? nggak boleh gitu donk Si..sabar sabar sabar..daripada kena damprat dan dapat nilai E..biarlah dia mau apa..yg penting aku udah usaha dan nggak akan ngulangin kesalahan itu lagi..maaf yaaa..nggak sengaja karena terbawa arus buru-buru dari teman..padahal masih banyak waktu..hm..nasib nasib..tragiz..

trusss..sekarang ya diam2an aja..malas mau ngomonginnya..apalagi mengingatnya..bikin sebel kesel..apa aja deh yg bikin badmood..oh no?? lupakan!! sekarang harus lebih semangat ya Si..cayooo..majuuu..masih ada sejuta langkah dan harapan di depan sana..slalu aja begini..nyemangatin diri sendiri..nyemangatin orang lain juga..padahal aku juga butuh disemangatin..ntah dari siapapun itulah..hm..keep smile aja deh..walau apapun yg terjadi..i'll be allright..^_^..

Jumat, 06 Mei 2011

Selepas Kau Pergi

La Luna - Selepas Kau Pergi

Selepas kau pergi
Tinggallah  disini ku sendiri
Ku merasakan sesuatu
Yang tlah hilang di dalam hidupku

Dalam lubuk hatiku
Ku  yakin kaupun sebenarnya tak
Inginkan lepas dariku
Tahukah kau kini ku terluka

Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu
Berarti untukku

Kau telah mencinta
Dan di cintai kekasihmu
Ini tak adil bagiku
Hilanglah damba tinggallah hampa

Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu
Berarti untukku

Interlude.....

Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu
Berarti untukku

Lupakanku dalam hidupmu
Yang pernah mencintaimu
Kau memang tercipta
Bukanlah untukku

***
Selepas kau pergi
Tinggallah disini ku sendiri
Kumerasakan sesuatu
Yang tlah hilang di dalam hidupku


powered by lirik lagu indonesia

Lagi asik2 nyanyi lagu ini..eh, malah mati lampu jadinya nggak selesai deh..hanya sampe interlude doang..hm..nggak keren deh Amazone ni..bikin cenat cenut jak..wkwkwkwkwk.. :p

Padahal lagi pengen banget nyanyi ni lagu..lagu kenangan zaman kapan ni ya?? zaman baholak kali ye..wkwkwkwkwk..:p ya sudahlah kalo akhirnya nggak jadi..apa boleh buat?!?! nyanyi sendiri aja!! ^_^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...