Minggu, 22 April 2012

Kal Ho Naa Ho

Film Kal Ho Naa Ho ini sebenarnya udah lama banget, tahun 2003 lalu. Dulu...aku juga pernah nonton tapi aku udah lupa jalan ceritanya. Aku kan masih kecil waktu dulu, huhuhu...Dan tadi siang, aku nonton lagi dan begini nih ceritanya...

Berlatar di Manhattan, New York pada masa kini, kehidupan terasa menekan bagi seorang gadis cantik keturunan India, Naina Catherine Kapur (Preity Zinta). Naina merasa tertekan lantaran sebuah tragedi dalam keluarganya yang separuh Punjabi dan separuh Katolik, mengguncang hidupnya dan membawa pergi kebahagiaannya. Di rumah dari hari ke hari terjadi pertengkaran antara anggota keluarga, kerepotan Naina dalam menjaga adik lelaki dan perempuannya serta harus membantu ibunya, Jennifer (Jaya Bachchan) untuk mengatasi masalah finansial rumah tangga mereka.

Belum lagi kerepotan Naina menghadapi neneknya yang bersifat pemarah. Makanya, tidak heran jika Naina tidak punya waktu untuk dirinya sendiri. Jangankan bersenang-senang dengan teman sebayanya, Naina pun seperti tidak punya waktu bersikap ramah pada orang lain. Pokoknya kehidupan itu suram bagi gadis cantik yang baru berusia 23 tahun tersebut (seperti yg aku rasakan akhir-akhir ini, hiks hiks hiks). Namun terjadi perubahan dalam hidup Naina ketika seorang pria bernama Aman Mathur (Shahrukh Khan) datang ke wilayah tempat tinggal Naina yang didominasi keturunan India.

Berlawanan dengan sifat Naina yang introvert, Aman adalah seorang ekstrovert yang periang dan supel. Aman selalu berusaha bersahabat dengan siapapun dan selalu berhasil memenangkan hati orang-orang di sekelilingnya dengan kegembiraan dan ketulusannya. Begitu melihat kesedihan dan kemuraman dalam Naina, Aman pun bertekad membawa kegembiraan dalam hidup gadis tersebut. Dalam usaha mendatangkan kegembiraan pada Naina, Aman mendapat bantuan dari sahabat baiknya, Rohit (Saif Ali Khan), seorang bujangan tampan yang disukai banyak gadis.

Walau harus bersusah payah, Aman dan Rohit akhirnya berhasil membuat Naina tersenyum kembali dan mulai merasakan kebahagiaan pertama kalinya sejak bertahun-tahun lalu. Naina mulai sadar bahwa masih ada kebahagiaan yang bisa diraih walau di tengah-tengah masalah keluarganya. Tidak heran jika kemudian Naina, Aman dan Rohit pun menjadi tiga sekawan yang saling menyayangi dan saling memperhatikan. Namun lama-kelamaan Naina merasakan cinta pada Aman, namun Aman ternyata tidak peduli, malah berusaha menjodoh-jodohkan Naina dengan Rohit yang memang telah jatuh cinta pada gadis tersebut. Aman sebenarnya mencintai Naina, namun punya rahasia yang membuatnya sadar bahwa ia tidak bisa bersatu dengan gadis itu, dimana Aman telah divonis oleh dokter pribadinya akan meninggal dalam waktu dekat dikarenakan penyakit jantungnya (sedih banget klo ingat adegan tersebut).


Naina, yang awalnya seorang gadis lugu, berkaca mata, dan rambut kepang, menjadi seorang gadis yang cantik menawan dengan senyum pipi lesungnya, rambut indah terurai, dan hari-harinya dipenuhi kasih sayang. Dari proses itulah, Aman mulai mencintai Naina namun perasaan itu hanya ia simpan di dalam hati. Singkat cerita, yg membuatku merasakan sedih dan terharu sekali, saat Aman mau meninggal dan tlah merestui pernikahan sang dambaan hati, Naina dengan Rohit, ia berkata “Berjanjilah, kini dia bisa jadi milikmu, tapi di kehidupan mendatang, Naina adalah milikku.” Huaaa hiks hiks hiks...berapa kali ya aku menteskan airmata saat menonton film ini?! Yg jelas, cinta itu adalah perasaan yg sangat halus, kapan ya bisa menemukan seseorang seperti Aman?!

via: googling etc

Minggu Penuh Dingin

pict from here

Minggu ini harusnya bisa kunikmati hariku...
Tapi minggu ini penuh dingin...
Entahlah, tak ada yg bisa aku mengerti...
Tak ada yg bisa aku pahami dan pelajari...
Dari pagi, suasana dingin itu begitu menyentuh...
Sangat menyentuh hingga ku tak tau lagi...
Harus berkata apa...harus melakukan apa...
Hanya sisa noda di balik bantal yg tertutup kain...
Ya...noda bekas airmata yg penuh kedinginan...
Dingin karna hari minggu ini...
Yg tak bisa aku nikmati dengan keceriaan...
Aku lelah jika seperti ini...!
Bahkan, aku benci harus mengatakan smua ini...
Minggu penuh dingin, pergilah yg jauh...
Gantikanku dengan kehangatan yg nyata...
Entah lewat pelangi atau apa saja...
Aku ingin mingguku tak penuh dingin...
Atau mingguku yg bisa kunikmati...
Dengan sgala hal yg bisa kumengerti...
Kupahami dan kupelajari sebaik mungkin...

Jumat, 20 April 2012

Bugar Sampai Akhir Hayat

Tuhan menciptakan sistem tubuh manusia secara sempurna. Bila dijaga dengan baik hingga ajal menjemput maka kesehatan akan tetap terjaga.

Mau bugar sampai akhir hayat, ikutilah gaya hidup sehat berikut :

Cukup Olahraga
Olahraga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Aktivitas yg melibatkan banyak otot sangat dianjurkan. Makin banyak otot yg terlibat, jantung akan bekerja makin keras sehingga makin kuat. Mendayung, berenang & jalan kaki adalah contoh aktivitas yg melibatkan banyak otot tanpa mencederai otot. Latihan beban dengan mengatur pernafasan, juga baik utk mengatur irama jantung.

Diet Seimbang
Bila TD di bawah 120/80 mmHg, kadar kolesterol di bawah 200 mg/dl & kadar gula darah di bawah 100 mg/dl, dapat mengurangi resiko kematian dari penyakit kardiovaskular 70-85%. Kata pakar gizi, sesuaikan asupan kalori dengan berat badan,; komposisi karbohidrat, protein & lemak seimbang; konsumsi vit & mineral yg cukup; perbanyak buah & sayur, sumber protein hewani dari ikan.

Positive Thinking
Kesehatan jiwa & pikiran terbukti dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung. Hindari stres, karena bila otak menerima sinyal bahwa Qta sedang stres, produksi hormon stres & adrenalin meningkat. Lever melepaskan gula & lemak dalam darah utk menambah bahan bakar, pernafasan menjadi cepat hingga jumlah oksigen bertambah. Dengan sendirinya jantung bekerja keras & tekanan darah meningkat. So...be positive thinking guys!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...